DIGITAL SELF-DISCLOSURE DAN TANTANGAN ETIKA BISNIS: ANALISIS OVERSHARING DALAM PERSPEKTIF SOSIAL-KEAGAMAAN

Warjo; Ahmad Luthfi Hidayat; Arief Hidayat Afendi

  • Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya
Keywords: digital self-disclosure, oversharing, etika bisnis, perspektif Islam, literasi digital

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena digital self-disclosure dan oversharing di media sosial serta implikasinya terhadap etika bisnis dalam perspektif sosial-keagamaan. Di tengah masyarakat modern yang semakin terhubung secara digital, praktik berbagi informasi pribadi secara berlebihan (oversharing) telah berkembang menjadi tantangan nyata, tidak hanya dalam dimensi privasi dan keamanan data, tetapi juga dalam ranah etika bisnis dan nilai-nilai keislaman. Perilaku oversharing kerap didorong oleh motif pembentukan citra diri (personal branding), pencarian validasi sosial, hingga kepentingan promosi bisnis di platform digital. Namun demikian, praktik tersebut menyimpan potensi mudarat yang perlu dikaji secara kritis dari perspektif sosial maupun keagamaan.

Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis-hadis yang dapat diterima (maqbul), literatur fiqh klasik dan kontemporer, serta artikel jurnal yang relevan dengan tema penelitian. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) disertai triangulasi sumber guna memastikan validitas dan kedalaman pemahaman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital self-disclosure yang berlebihan mengandung risiko sosial-psikologis yang signifikan, termasuk pelanggaran privasi, tekanan sosial, dan pemicu kecemburuan yang dapat merugikan relasi bisnis maupun kehidupan sosial. Dari perspektif Islam, etika bisnis yang berlandaskan nilai-nilai tauhid mengajarkan prinsip keseimbangan (wasathiyyah), menjauhi riya' (pamer), serta menghindari perilaku israf (berlebihan) dalam setiap aktivitas, termasuk di ruang digital. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan literasi digital berbasis etika Islam, peningkatan kesadaran akan batas-batas self-disclosure dalam konteks bisnis digital, serta pengembangan kajian lanjutan yang menelaah dimensi psikologis dan sosial dari praktik oversharing dalam kehidupan Muslim modern.

Published
2026-02-28
How to Cite
CENDEKIA Jaya, P. (2026). DIGITAL SELF-DISCLOSURE DAN TANTANGAN ETIKA BISNIS: ANALISIS OVERSHARING DALAM PERSPEKTIF SOSIAL-KEAGAMAAN. CENDEKIA Jaya, 8(1), 79-87. https://doi.org/10.47685/cendekia-jaya.v8i1.837