CENDEKIA Jaya https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya <p>&nbsp;“CENDEKIA Jaya” FISIP UNTAG CIREBON merupakan jurnal media komunikasi dan publikasi ilmiah diterbitkan dua kali setahun oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon, berisikan hasil penelitian, makalah, skripsi dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan ilmu sosial dan ilmu politik.&nbsp;E-ISSN&nbsp;2656-0828.</p> FISIP UNTAG Cirebon en-US CENDEKIA Jaya 2656-0828 EFEKTIVITAS PELAYANAN E-TOLL TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA JALAN TOL DI RUAS PALIKANCI PADA PT. JASA MARGA (PERSERO) TBK CABANG PALIKANCI https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/830 <p>Perkembangan teknologi informasi mendorong berbagai sektor pelayanan publik untuk melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang diterapkan dalam sektor transportasi adalah penggunaan sistem pembayaran elektronik pada jalan tol yang dikenal dengan E-Toll. Penerapan sistem ini bertujuan untuk mempercepat proses transaksi, mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol, serta meningkatkan efisiensi pelayanan bagi pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan E-Toll terhadap kepuasan pengguna jalan tol di ruas Palikanci pada PT. Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Palikanci. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi terhadap pengguna jalan tol sebagai responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan E-Toll di ruas Palikanci secara umum telah berjalan dengan cukup efektif, namun masih terdapat beberapa kendala seperti gangguan sistem, keterbatasan saldo kartu pengguna, serta kurangnya pemahaman pengguna terhadap penggunaan kartu elektronik. Meskipun demikian, sebagian besar pengguna jalan tol menyatakan bahwa sistem E-Toll memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam proses pembayaran sehingga berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pengguna jalan tol.</p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya ##submission.copyrightStatement## 2026-02-28 2026-02-28 8 1 1 11 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.830 INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA INDONESIA: ANALISIS FAKTOR KETERCAPAIAN DAN REKOMENDASI https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/831 <p><em>Human Resources are crucial for a country's economic development, which can be measured using the Human Development Index (HDI). This requires supporting factors to achieve Indonesia's HDI, where the increase in HDI is not evenly distributed across all regions. The research aims to analyze factors influencing HDI achievement in Indonesia and provide recommendations for better HDI attainment. This research employs a descriptive quantitative approach, with life expectancy, expected years of schooling, and average years of schooling as independent variables, and Human Development Index (HDI) as the dependent variable. Data analysis uses multiple regression analysis based on secondary panel data (combined time series and cross-section data) across all Indonesian Provinces from 2020-2023. The research findings indicate that all three independent variables significantly partially influence the human development index, with the most significant impact from average years of schooling and the least impact from expected years of schooling. The recommendations include not only focusing on the quantity of educational facilities in high-density population areas but also improving healthcare service quality, equitable educational access in underdeveloped regions, enhancing learning quality through technology utilization, and fostering collaboration among academics, government, and community beneficiaries.</em></p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya Ade Setiadi, ades ##submission.copyrightStatement## 2026-02-28 2026-02-28 8 1 12 23 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.831 PENGARUH PENERANGAN JALAN UMUM TERHADAP KENYAMANAN AKTIVITAS MASYARAKAT PADA MALAM HARI (STUDI KASUS DI RW 10 KELURAHAN ARGASUNYA KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON) https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/832 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penerangan Jalan Umum (PJU) terhadap Kenyamanan Aktivitas Masyarakat pada malam hari di RW 10 Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon. PJU merupakan infrastruktur yang sangat penting dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman, serta memfasilitasi kegiatan sosial di malam hari. Namun, kondisi PJU di wilayah RW 10 seringkali dilaporkan belum optimal dan belum merata diantaranya: masih banyak area gelap, dan terdapat lampu yang rusak atau redup, yang dapat menimbulkan rasa tidak aman dan membatasi pergerakan warga.</p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan PJU sebagai variabel independen (X) dan Kenyamanan Aktivitas Masyarakat Pada Malam Hari sebagai variabel dependen (Y). Dengan sampel penelitian berjumlah 97 responden yang merupakan warga RW 10. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Parsial dan Uji t.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerangan Jalan Umum memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kenyamanan Aktivitas Masyarakat. Pengaruh PJU terhadap kenyamanan aktivitas masyarakat sebesar 25.3% (R Square = 0.253), sementara sisanya 74.7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.</p> <p>Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah melakukan peningkatan jumlah PJU dan perawatan rutin untuk mencakup seluruh wilayah RW 10 agar kenyamanan dan rasa aman warga semakin meningkat.</p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya ##submission.copyrightStatement## 2026-02-28 2026-02-28 8 1 24 32 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.832 PENGARUH PENGAWASAN KEPALA BADAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK (BAKESBANGPOL) KOTA CIREBON https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/833 <p>Penelitian ini berjudul Pengaruh Pengawasan Kepala Badan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Cirebon. Observasi di lapangan menemukan keluhan pegawai mengenai pengawasan yang belum objektif dan menyeluruh, ditandai dengan masih adanya pegawai yang kurang terawasi, seperti seringnya keterlambatan saat apel hari kerja serta masih dijumpai pegawai yang meninggalkan kantor pada saat jam bekerja. Pengawasan yang lemah mengakibatkan kesulitan dalam mengidentifikasi dan menangani masalah kinerja sejak dini, sehingga masalah menjadi lebih besar seiring waktu dan mempengaruhi produktivitas organisasi. Kurangnya pengawasan oleh pimpinan menyebabkan pegawai terkesan bekerja santai tanpa beban tugas dan menunda-nunda pekerjaannya. Hipotesis yang diajukan adalah pengawasan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Bakesbangpol Kota Cirebon yang ditentukan oleh pengawasan internal dan pengawasan eksternal.</p> <p>Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (<em>Path Analysis</em>) untuk menguji pengaruh variabel. Hasil penelitian menunjukkan pengawasan memperoleh skor rata-rata 118 dengan persentase 81% dan nilai jenjang 4,06 dalam kriteria baik. Dimensi Pengawasan Internal memperoleh nilai rata-rata skor 116,1 dengan persentase 80% dan nilai jenjang 4,004. Dimensi Pengawasan Eksternal memperoleh skor 117 dengan persentase 81% dan nilai jenjang 4,035 dalam kategori baik. Pada uji hipotesis dengan uji F diperoleh hasil F = 226,417, menunjukkan bahwa Pengawasan Internal dan Pengawasan Eksternal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja.</p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya ##submission.copyrightStatement## 2026-02-28 2026-02-28 8 1 33 39 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.833 PENGARUH KOORDINASI KEPALA DINAS TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN CIREBON https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/834 <p>Penelitian dengan judul "Pengaruh Koordinasi Kepala Dinas terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon" berdasarkan hasil observasi sementara yang dilakukan oleh peneliti didapatkan permasalahan sebagai berikut: keluhan pegawai tentang pelaksanaan program-program pendidikan yang tidak terkoordinasi dengan baik antarunit, sehingga tujuan dari program tersebut mungkin tidak tercapai secara optimal; adanya keluhan ketidakjelasan dalam pembagian tanggung jawab antarunit atau antarindividu yang dapat menyebabkan tumpang tindih atau kelalaian dalam pelaksanaan tugas; serta keluhan adanya dua unit atau bagian yang bekerja secara mandiri dengan melakukan tugas-tugas yang serupa sehingga mengakibatkan pemborosan sumber daya. Berdasarkan latar belakang masalah penelitian, penulis membuat rumusan masalah dalam bentuk kalimat pertanyaan, yaitu seberapa besar pengaruh koordinasi Kepala Dinas terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.</p> <p>Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, sedangkan sampel diambil secara acak dari populasi pegawai.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor jawaban responden mengenai koordinasi memperoleh nilai rata-rata 307 dan nilai jenjang sebesar 3,88, termasuk kategori baik. Berdasarkan hasil hipotesis dengan menggunakan uji F diperoleh hasil yang signifikan, karena F_hitung lebih besar dari F_tabel. Adapun uji determinasi (R²) memperoleh hasil 0,672 atau 67,2%, yang berarti koordinasi berpengaruh sebesar 67,2% terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.</p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya ##submission.copyrightStatement## 2026-02-28 2026-02-28 8 1 40 56 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.834 BEBAN PAJAK DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/835 <p>Dalam sejarah perkembangan suatu negara atau kerajaan pajak merupakan komponen strategis dalam menjamin kelangsungan hidup negara. Pendapatan negara yang diperoleh dari penarikan pajak oleh negara/kerajaan akan dipergunakan untuk membiayai kegiatan pemerintahan yang berupa gaji pegawai negeri, tentara nasional, polisi nasional, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan kebutuhan pemerintahan lainnya.</p> <p>Sejak jaman kerajaan di nusantara masyarakat sudah mengenal pungutan pajak yang dilakukan para penguasa terhadap masyarakat petani dan pedagang. Pungutan tersebut dinamakan upeti yang diberikan masyarakat pada raja. Metoda pungutan tersebut oleh pemerintah kolonial Belanda dan Inggris dinamakan dengan pajak yang dipungut dari para petani, pedagang dan madyarakat umum. Pemerintah Indonesia mengadopsi model pungutan tersebut dalam bentuk Ordonasi Peninggalan Belanda.</p> <p>Sejak tahun 1967 terjadi perubahan peraturan tentang perpajakan yng tujuannya untuk menjamin tersediannya pendapatan dalam bentuk APBN. Sejak adanya perubahan UU perpajakan tahun 1984, nilai rasio pajak cenderung mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Rasio pajak meningkat diatas 10 persen dari GDP nasional. Peningkatan ini diperlukan agar selama peroses pembangunan ekonomi tersedia anggaran yang cukup besar untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi.</p> <p>Dengan menggunakan data Bank Dunia tahun 2023 menunjukkan bahwa semakin tinggi pendapatan perkapita negara semakin tinggi pula rasio pajaknya. Untuk negara berpendapatan rendah dan menengah rasio pajak sekitar 10,7 persen dari GDP. Sementara untuk negara berpendapatan tinggi rasionya mencapai 16 persen.</p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya ##submission.copyrightStatement## 2026-02-28 2026-02-28 8 1 57 68 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.835 PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA DI KOTA CIREBON https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/836 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia akibat keterbatasan lapangan pekerjaan serta rendahnya minat berwirausaha di kalangan generasi muda. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital dan media sosial membuka peluang bagi mahasiswa memanfaatkan platform digital sebagai sarana berwirausaha.</p> <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Kota Cirebon. Variabel penelitian terdiri dari Pemanfaatan Media Sosial (X) sebagai variabel independen dan Minat Berwirausaha (Y) sebagai variabel dependen. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah 100 mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon (7 orang), IAIN Syekh Nurjati Cirebon (56 orang), dan Universitas Swadaya Gunung Jati (37 orang). Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Formulir dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan SPSS 27.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan pemanfaatan media sosial terhadap minat berwirausaha dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 18,4% berkategori cukup berarti, sedangkan 81,6% dipengaruhi faktor lain. Hasil uji t menunjukkan t hitung (4,694) lebih besar dari t tabel (2,627), sehingga hipotesis alternatif diterima.</p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya ##submission.copyrightStatement## 2026-06-23 2026-06-23 8 1 69 78 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.836 DIGITAL SELF-DISCLOSURE DAN TANTANGAN ETIKA BISNIS: ANALISIS OVERSHARING DALAM PERSPEKTIF SOSIAL-KEAGAMAAN https://jurnal.publikasi-untagcirebon.ac.id/index.php/cendekia-jaya/article/view/837 <p>Penelitian ini mengkaji fenomena <em>digital self-disclosure</em> dan <em>oversharing</em> di media sosial serta implikasinya terhadap etika bisnis dalam perspektif sosial-keagamaan. Di tengah masyarakat modern yang semakin terhubung secara digital, praktik berbagi informasi pribadi secara berlebihan (<em>oversharing</em>) telah berkembang menjadi tantangan nyata, tidak hanya dalam dimensi privasi dan keamanan data, tetapi juga dalam ranah etika bisnis dan nilai-nilai keislaman. Perilaku <em>oversharing</em> kerap didorong oleh motif pembentukan citra diri (<em>personal branding</em>), pencarian validasi sosial, hingga kepentingan promosi bisnis di platform digital. Namun demikian, praktik tersebut menyimpan potensi mudarat yang perlu dikaji secara kritis dari perspektif sosial maupun keagamaan.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (<em>library research</em>) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis-hadis yang dapat diterima (<em>maqbul</em>), literatur fiqh klasik dan kontemporer, serta artikel jurnal yang relevan dengan tema penelitian. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi (<em>content analysis</em>) disertai triangulasi sumber guna memastikan validitas dan kedalaman pemahaman.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>digital self-disclosure</em> yang berlebihan mengandung risiko sosial-psikologis yang signifikan, termasuk pelanggaran privasi, tekanan sosial, dan pemicu kecemburuan yang dapat merugikan relasi bisnis maupun kehidupan sosial. Dari perspektif Islam, etika bisnis yang berlandaskan nilai-nilai tauhid mengajarkan prinsip keseimbangan (<em>wasathiyyah</em>), menjauhi <em>riya'</em> (pamer), serta menghindari perilaku <em>israf</em> (berlebihan) dalam setiap aktivitas, termasuk di ruang digital. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan literasi digital berbasis etika Islam, peningkatan kesadaran akan batas-batas <em>self-disclosure</em> dalam konteks bisnis digital, serta pengembangan kajian lanjutan yang menelaah dimensi psikologis dan sosial dari praktik <em>oversharing</em> dalam kehidupan Muslim modern.</p> Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya ##submission.copyrightStatement## 2026-02-28 2026-02-28 8 1 79 87 10.47685/cendekia-jaya.v8i1.837