PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH

Mutadi

Authors

  • Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya

DOI:

https://doi.org/10.47685/cendekia-jaya.v4i2.456

Keywords:

Indeks harga konsumsi, Inflasi, Profitabiltas

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji (1)Bagaimana pengaruh factor rasio profitabilitas bank syariah seperti Rasio Efisiensi Operasi (BOPO), CAR, FDR,
NPF, (2) Bagaimana pengaruh Inflasi terhadap profitabilitas (ROA) bank syariah di Indonesia. (3)Bagaimana pengaruh kenaikan IHK terhadap profitability (ROA)
bank bank syariah di Indonesia. (4) Bagaimana pengaruh Inflasi dan kenaikan harga konsumsi (IHK) secara bersama-sama terrhadap profitability (ROA) bank
syariah di Indonesia.

Profitabilitas merupakan kemampuan bank untuk mendapatkan revenue dan profit dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan tenaga kerja, asset
dan modal. Profitabilitas atau rentabilitas dapat diukur dengan menggunakan return on equity (ROE), return on assets (ROA), CAR(capital asset ratio),
BOPO(Rasio biaya operasi dibandingkan dengan pendapatan Operasi), NPF(non performing financing) dan FDR(financing to deposite ratio). Dengan adanya
kenaikan indeks harga konsumsi(IHK) dan inflasi akan berpengaruh kepada profitabilitas bank syariah.

Dari hasil penelitian dihasilkan pengaruh inflasi terhadap kinerja bank syariah pada analisa ini di dapat coefisien beta untuk (1)factor rasio BOPO=-1.025, CAR=-0.105,NPF=0.107,FDR=-0.216,(2)Coefisient,beta,akibat, pengaruh kenaikan IHK terhadap profitabilitas bank =-0.399, (3) Coefisient beta akibat pengaruh kenaikan Inflasi terhadap profitabilitas bank=-0.006 dan (4) Coefisient beta akibat pengaruh kenaikan IHK dan Inflasi terhadap profitabilitas
bank=-0.406 dan -0.023. Pengaruh gabungan kenaikan IHK dan Inflasi memberikan koefisien beta IHK=-0.406 dan koefisien beta Inflasi = -0.023. Nilai
negatif menunjukan ada pengaruh akibat kenaikan IHK dan inflasi pada bank syariah. Nilai angka koefisien beta inflasi sebesar -0.023 berarti pengaruh inflasi
pada bank syariah sangat kecil. Pengaruh kenaikan IHK menyebabkan angka negative sebesar -0.406 menunjukan lebih besar pengaruhnya pada profitabilitas
bank syariah dibandingkan dengan inflasinya. Pengaruh negatif pada koefisien beta pada rasio BOPO menunjukan bahwa semakin kecil biaya operasi semakin
efisien dan memberikan kenaikan profitabilitas pada bank syariah, nilai pengaruh CAR ini berarti profitabilitas perbankan syariah lebih ditentukan oleh modal
kepercayaan dan FDR juga negatif ini menunjukan bahwa semakin besar pembiayaan yang macet maka memberikan profitabilitas menurun.

Downloads

Published

2022-07-31

How to Cite

CENDEKIA Jaya, P. J. (2022). PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH: Mutadi. CENDEKIA Jaya, 4(2), 62–74. https://doi.org/10.47685/cendekia-jaya.v4i2.456

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

> >>